Saturday, April 13, 2013

Perkembangan Riset Operasi (Operation Research)



TUGAS MANAJEMEN OPERASIONAL
·         Perkembangan Riset Operasi
1940         :Istilah Riset Operasi (Operation Research-berasal dari Inggris), disingkat OR, pertama kali digunakan oleh Mc Closky dan Trefthen.
1939         : Pada awal masa perang 1939, pemimpin miiter Inggris memanggil dan mengkoordinasikan ahli sipil untuk mencari cara yang efisien untuk menggunakan radar (alat yang saat itu baru ditemukan) dalam peringatan dini serangan udara. Maka dari itulah mereka melakukan penelitian (research) pada operasi (operation) militer. Setelah perang, keberhasilan para ahli sipil menarik perhatian para industriawan.
1950-an: di Inggris maupun Amerika Serikat, adalah dasa warsa penting dalam sejarah OR. Selama periode tersebut program linier dan dinamik telah ditemukan dan diperluas. Langkah besarnya terjadi dalam penelitian murni tentang masalah persediaan produksi dan antri (queuing). Pada periode ini OR mulai mendapat pengakuan sebagai pelajaran yang bermanfaat di universitas

·         Arti Riset Operasi
Ø  Secara Harfiah
Operations adalah tindakan-tindakan yang diterapkan pada beberaa masalah/hipotesis
Research adalah suatu proses yang terorganisasi dalam mencari kebenaran akan masalah/hipotesis
Ø  Definisi 1 (OR Society of Geat Britain)
OR adalah penerapan metode-metode ilmiah terhadap masalah-masalah yang rumit yang muncul dalam pengarahan dan pengelolaan dari suatu sistembesar manusia, mesin, bahan dan uang dalam industri, bisnis, pemerintahan dan pertahanan.
Tujuan pendekatan khusus ini untuk membentuk model ilmiah dari sistem, menggabungkan ukuran faktor-faktor (kesempatan dan resiko), untuk meramalkan dan membandingkan hasil-hasil dari beberapa keputusan, strategi atau pengawasan dengan tujuan untuk membantu mengambil keputusan menentukan kebijakan dan tindakan secara ilmiah.
Ø  Definisi 2  (OR Society of America)
OR berkaitan dengan menentukan pilihan secara ilmiah tentang bagaimana untuk merancang dan menjalankan sistem manusia-mesin secara terbaik, biasanya membutuhkan alokasi sumber daya yang langka.

·         Model Dalam Riset Operasi
Model adalah abstraksi atau penyederhanaan realitas sistem yang kompleks dimana hanya komponen-komponen yang relevan/faktor-faktor yang dominan dari masalah yang dianalisis diikutsertakan.
Model dibentuk untuk menemukan variabel-variabel yang penting dan menonjol.
Pembentukan model merupakan esensi dari pendekatan OR. 10 prinsip dalam pembentukan mdel yaitu:
1.       Jangan membuat model yang rumit jika yang sederhana saja cukup
2.       Hati-hati dalam merumuskan masalah, sesuaikan dengan teknik penyelesaian
3.       Hati-hati dalam memecahkan model, jangan membuat kesalahan matematika
4.       Pastikan kecocokan model sebelum diputuskan untuk diterapkan
5.       Model dengan sistem nyata jangan keliru
6.       Jangan membuat model yang tidak diharapkan
7.       Hati-hati dengan model yang terlalu banyak
8.       Pembetukan model hendaknya memberikan keuntungan
9.       Sampah masuk sampah keluar (nilai model tidak lebih baik dari datanya)
10.   Model tidak dapat menggantikan pengambil keputusan

Jenis Model dalam OR:
a.       Iconic (Physical Model)
Adalah suatu penyajian fisik yang tampak seperti aslinya dari suatu sistem nyata dengan skala yang berbeda.
Misal : mobil-mobilan mainan anak-anak (scale down/diperkecil) dan lukisan sel dan isinya (scale up/diperbesar)
Model Iconic mudah diamati, dibentuk dan dijelaskan, tetapi sulit untuk memanipulasi dan tidak berguna untuk tujuan peramalan. Biasanya model ini menunjukkan peristiwa statik.
b.      Analugue Model
Lebih abstrak dari model Ironic, karena tidak terlihat sama antara model dengan sistem nyata.
Misal : Peta dengan bermacam warna yang menunjukkan perbedaan ciri tertentu.
Model analog leih mudah untuk memanipuasi dan dapat menunjukkan situasi dinamis. Model ini umumnya lebih bermanfaat dari pada mdel ironic, karena kapasitasnya yang lebih besar untuk menunjukkan ciri-ciri sistem nyata yang dipelajari. 
c.       Mathematic (Symbolic) Model
Model matematika sifatnya paling abstrak dantara model-model yang lain. Model ini menggunakan simbol-simbol untuk menunjukkan komponen-komponen.dari sistem nyata.
Model ini dibagi atas dua kelompok:
1.       Deterministik
-          Dibentuk dalam suatu kepastian
-           Memerlukan penyederhanaan
-          Dapat dimanipulasi dan diselesaikan lebih mudah
2.       Probabilistik
-          Meliputi kasus-kasus dimana diasumsikan ketidak pastian
-          Umumnya model ini lebih sulit untukk dianalisis
Cara untuk membuat model lebih sederhana:
Ø  Melinierkan hubungan yang tidak linier
Ø  Mengurangi banyaknya variabel atau kendala
Ø  Mengubh sifat variabel
Ø  Mengganti tujuan ganda menjadi tujuan tunggal
Ø  Mengeluarkan unsur dinamik
Ø  Mengasumsikan variabel random menjadi suatu nilai tungal

·         Tahap-Tahap Dalam Riset Operasi
1.       Merumuskan masalah
2.       Pembentukan model
3.       Mencari penyelesaian masalah
4.       Validasi model
5.       Penerapan hasil akhir

·         Metode-Metode Umum Mencari Solusi
a.       Metode analitis
è Memerlukan perwujudan model dengan solusi grafik/perhitungan matematika
è Jenis matematika yang digunakan tergantung sifat model
b.      Metode numerik
è Berhubungan dengan perulangan dari prosedur-prosedur kesalahan, melalui perhitungan numerik pada setiap tahap
è Digunakan jika metode analitik gagal mencari solusi
è Urutannya dimulai dari solusi awal dan diteruskan dengan seperangkat aturan untuk perbaikan menuju optimum
è Urutan diatas diulang hingga tidak ada lagi yang harus diganti
c.       Metode Monte-Carlo
è Memerlukan penggunaan konsep probabilitas dan sampling
è Dasarnya adalah teknik simulasi dimana fungsi distribusi statistik dibuat melalui seperangkat bilangan random

·         Sifat-Sifat Riset Operasi
-          Masalah-Masalah OR
a.       Masalah Alokasi
b.      Masalah Pertarungan
c.       Masalah Antri
d.      Masalah Jaringan
e.      Masalah Persediaan
-          Ciri-ciri OR
a.       Merupaan pendekatan kelompok antar disiplin untuk mencari hasil optimum
b.      Menggunakan teknik penelitian ilmiah untuk mendapatkan solusi optimum
c.       OR hanya memperbaiki kualitas solusi
-          Keilmiahan dan seni OR
OR dari aspek ilmu pengetahuan, penyelesaian masalahnya menggunakan teknik dan algoritma matematika. OR sebagai seni karena keberhsilan dalam semua tahap sebelum maupun setelah solusi model sepenuhnya tergantung pada kreativitas dan kemampuan personal pengambil keputusan.

·         Keterbatasan Riset Operasi
Kelemahan teknik OR adalah sebagai berikut:
a.       Perumusan masalah dalam suatu program OR merupakan suatu tugas yang sulit
b.      Jika suatu organisasi mempunyai tujuan yang bertentangan akan mengakibatkan suboptimum (kondisi yang tidak dapat menolong organisasi mencapai yang terbaik secara serentak)
c.       Hubungan nonlinier yang dilinierkan untuk disesuaikan dengan program linier dapat mengganggu solusi yang disarankan.

·         Peranan Komputer
Mulai pada 1980-an software OR banyak beredar, disamping mempermudah penyelesaian masalah juga mempopulerkan OR dan meningkatkan penerapan OR dalam membanu menyelesaikan masalah riil. 

Welcome April

Hoorreeeee..
akhirnya bisa kembali lagi ke blog..
Huuff, gara-gara modem ngilang ga tau kemana, penulis harus bersabar menunggu sampai penulis bisa mendapatkan pengganti jaringan internet yang ada..

Ini adalah hari ke-13 bulan April, tapi ini adalah pertama kalinya penulis menulis setelah sekian lama penulis vakum dari dunia blogging..

Well, bulan Maret memang memberikan penulis beberapa kegiatan yang membuat penulis harus memberikan perhatian ekstra pada hal lain di sekitar penulis. Tapi bulan April ini kesibukan penulis sudah sedikit berkurang dan then, ini adalah saat bersantai alias ngebloooogggg..

Welcome Apriiilll..

Sunday, February 17, 2013

Belajar Edit Foto ke Video dengan Windows Movie Maker (Contoh Movie)




Pernah melihat rangkaian foto dalam bentuk slide, dengan pengaturan waktu yang berbeda-beda pada setiap foto, dan diiringi dengan lantunan musik? Penulis pernah. Begitu melihatnya penulis langsung penasaran tentang bagaimana cara membuat foto jadi video supaya terlihat sebagus itu? Software apa yang dipakai untuk membuat video dari foto supaya sedemikian bagusnya? Bagaimana langkah-langkah membuatnya? Dan bla bla bla. Dalam isi kepala penulis pertanyaan-pertanyaan itu menggumpal seperti benang kusut. Sampai setelah penulis browsing dan bertanya-tanya pada om google, ternyata yang membuat foto itu tampil menarik dalam slide-slide video unik adalah salah satunya menggunakan Windows movie maker.

Windows movie maker merupakan software untuk membuat dan mengedit video buatan windows. Software ini berfungsi untuk mengolah file-file multimedia ke dalam bentuk video yang bisa kita sesuaikan dengan kreatifitas masing-masing. Fiture-fiture yang ada daam software ini memang tidak teralu lengkap, namun sudah cukup baik untuk pemula yang ingin belajar membuat dan mengedit video.

Biasanya pada windows xp, sofware ini sudah terinstal otomatis, namun pada Windows 7 software ini belum terinstal secara default sehingga kita harus mendownload dan menginstalnya secara manual. Jika software sudah terinstal, barulah kita bisa membuat rangkaian video dengan software movie maker yang sudah kita instal.

Berikut video awal penulis saat belajar menggunakan windows movie maker. Karena saat pembuatannya benar-benar masih coba-coba, jadi hasilnya pun masih benar-benar belum sempurna. Namun, jika pembaca sudah mahir mengedit video dengan movie maker, penulis yakin hasilnya akan sangat jauh lebih bagus daripada video hasil editan penulis berikut.

Video pertama:

Video Kedua:
Untuk video kedua mempunyai resolusi yang besar, jadi penulis memutuskan untuk tidak menguploadnya.

 Video Ketiga:



Nah, bagi yang ingin mencobanya dirumah, selamat mencoba.

Coklat: Manis Rasanya, Manis Manfaatnya




Makanan yang satu ini mempunyai magnet tersendiri untuk setiap orang. Bahkan penggemarnya tersebar di seluruh pelosok dunia. Rasanya yang manis dengan sedikit sensasi pahit, membuatnya semakin kaya akan cita rasa. Makanan ini bisa dijadikan campuran berbagai jenis makanan dan minuman, maupun dinikmati secara langsung.

Di samping rasanya yang nikmat, ternyata coklat juga mempunyai banyak ragam zat gizi. Kandungan gizi pada coklat cukup banyak. Biji coklat mengandung 9% protein, 14% karbohidrat, dan 31%% lemak. Protein dalam biji coklat memiliki kandungan fenilalanin, tyrosin, dan asam amino triptofan dalam jumlah yang besar. Selain kandungan gizi di atas, biji coklat juga mengandung alkanoid, di mana zat inilah yang menyebabkan coklat menjadi sedikit pahit.

Sedangkan manfaat dari coklat di antaranya adalah sebagai berikut:
1.       Mengandung Antioksidan Tinggi
Menurut penelitian, kandungan flavanols dalam coklat mengandung flavanoid yang merupakan antioksidan yang baik bagi tubuh

2.       Menurunkan Tekanan Darah
Kandungan coklat dapat membuat mood lebih baik sehingga mengurangi tekanan darah

3.       Menghilangkan Stress
Coklat merupakan salah satu makanan yang dapat mengurangi stress. Hal ini karena coklat mengandung molekul psikoaktif yang dapat membuat pengonsumsinya merasa nyaman. Kandungan caffeine, theobromine, methyl-xanthine dan phenylethylaanine dapat mengurangi kelelahan dan memperbaiki mood sehingga dapat digunakan pula sebagai obat anti depresi

4.       Memperlambat Penuaan
Coklat mengandung zat yang mampu memperlambat penuaan. Ini artinya coklat dapat membuat kita awet muda dan panjang umur. Mengkonsumsi coklat secara teratur dapat mengurangi keriput dan melindungi kulit dari pengaruh sengatan sinar matahari.

5.       Mencegah dan Melawan Kanker
Coklat dapat menghambat pembelahan sel kanker dan mengurangi peradangan

Namun dibalik kelebihannya yang berlimpah, tak dapat dipungkiri bahwa coklat merupakan makanan yang berkalori tinggi, sehingga mengkonsumsinya dalam jumlah yang besar dapat meningkatkan resiko penambahan berat badan. Di mana berat badan yang berlebih (obesitas) dapat membahayakan tubuh.

Saturday, February 16, 2013

Hang Out Ala Hematers


Hari ini adalah hari sabtu, tepatnya pukul 22:13 waktu setempat. Ups, ini malam minggu. Seharusnya penulis keluar untuk pacaran dong, seperti kata orang, 'malam minggu, saatnya pacaran'. Tapi nyatanya hari ini penulis malah ngeblog ria di sebuah tempat makan di kawasan Harapan Indah sambil menyaksikan pacar penulis +Noeg Rose asyik maen play station bersama Piki, teman sekampus kami. Bagaimana hasilnya? sudah ada yang menang belum? Nah, karena waktu yang seharusnya penulis buat untuk pacaran digunakan untuk sekedar hang out, kali ini penullis akan membahas tentang hang out.

Hang out. Apa itu hang out?
Hang out adalah istilah gaul jaman sekarang. Istilah ini dapat diartikan sebagai kegiatan di luar rumah untuk bergabung, berkumpul bersama-sama melakukan aktifitas di luar rumah, dan keluar dari rutinitas sehari-hari. Istilah simple-nya adalah nongkrong

Bagi penulis yang merupakan anak kost, jauh dari orangtua, jauh dari sanak saudara (curcol.com) hang out harus diusahakan supaya mengeluarkan biaya seminimal mungkin, karena penulis masih harus memikirkan uang kostan yang harus dibayar sembari mengeluarkan tiap rupiah yang dikeluarkan untuk jajan.

Karena itulah, kemanapun penulis pergi, barang semipenting yang harus dibawa adalah NETBOOK. Kemudian penulis dan teman hang out penulis adalah mencari lokasi hang out dengan fasilitas wi-fi. Dengan demikian, sembari berbincang, penulis bisa sekalian memanfaatkan fasilitas internet gratis yang disediakan oleh tempat tongkrongan. Selain menghemat kuota internet, kegiatan ini juga bisa mengallihkan perhatian penulis dari sekedar jajan. (hemat beib -,-).

Selain itu, tak ada salahnya membawa sedikit camilan dari rumah, asal tempat hang out tersebut tidak melarang pelanggannya untuk membawa camilan dari luar. Akan tetapi, jika kita tidak diijinan membawa makanan atau minuman dari luar, tidak ada salahnya bawa sedikit saja, asal tidak ketahuan. (XP)

Gorengan: Sederhana dan Menggoda



Siapa sih yang belum kenal gorengan? Atau, ups ada yang belum pernah makan gorengan?
Tapi penulis yakin hampir semua orang pernah menyantap jenis makanan yang satu ini. Selain rasanya yang gurih dan renyah, gorengan juga merupakan salah satu jenis makanan yang murah, mudah didapati dimanapun, dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk memperolehnya.


Gorengan yang Menggoda

Seperti yang penulis tuliskan di awal postingan ini, siapa sih yang belum pernah makan gorengan?
Selain balita yang belum punya gigi dan lansia yang sudah tidak lagi bisa memfungsikan giginya yang sudah tanggal, penulis yakin semua orang pernah mencicipi rasa gorengan. Bagaimana tidak, bagi yang ingin membuatnya dirumah, gorengan adalah salah satu menu makanan yang mudah untuk dibuat. Dan bagi orang yang merasa repot untuk membuatnya, anda tidak perlu khawatir, karena begitu keluar rumah, anda akan dapat menemukan gerobak-gerobak penjual gorengan di banyak tempat.

Gorengan yang Sederhana

Mengapa gorengan begitu mudah ditemukan?
Sebagai salah satu jenis makanan yang banyak diminati, gorengan membuat pelaku usaha memanfaatkan kelebihan makanan ini untuk mencari keuntungan. Dengan modal gerobak serta alat dan bahan untuk menggoreng, usaha ini dapat dijalankan dengan modal kecil dan untung yang melimpah. Menu yang umumnya terdiri dari tahu isi, tahu tepung, tahu goreng, tempe goreng, pisang goreng, bala-bala, sukun goreng dan masih banyak lagi ini menjadi idola semua kalangan dari kalangan bawah, hingga menengah ke atas.

Gorengan yang Mudah Dibuat

Dewasa ini penulis sering menyimak berita di televisi maupun media cetak tentang kecurangan pedagang nakal yang menggunakan bahan tidak layak konsumsi, bahkan bahan-bahan yang seharusnya tidak boleh untuk dikonsumsi, karena berbahaya bagi tubuh. Bahan-bahan tersebut dapat berupa sayuran tidak layak konsumsi, plastik, lilin, bahkan borax. Selain kecurangan-kecurangan tersebut, minyak yang digunakan untuk menggoreng pun biasa digunakan dalam frekuensi yang tidak sedikit. Padahal dari segi kesehatan, seharusnya minyak goreng hanya boleh dikonsumsi dengan maksimal pemakaian 3x dipanaskan. Lebih dari itu minyak goreng baiknya sudah tidak digunakan, karena kadar minyak jenuhnya yang tinggi.

Kesadaran konsumen akan kesehatan membuat para penikmat gorengan cermat untuk memilih gorengan yang akan mereka konsumsi. Bahkan tak jarang banyak orang yang lebih memilih untuk membuatnya sendiri dirumah. Penulis sendiri juga lebih memilih untuk membuatnya sendiri dirumah, karena selain yakin akan bahan yang digunakan, juga lebih hemat.

Bagi pembaca yang ingin mencoba membuat bala-bala dirumah, penulis akan berbagi resep bala-bala yang sudah pernah penulis buat. Berikut bala-bala buatan penulis.

Bahan:
- 1/2 buah daun kol muda yang masih segar, cincang kecil-kecil atau sesuai selera
- 1 buah wortel, potong sebesar stik korek api
- 200 gr tepung terigu
- 2 batang daun bawang, potong tipis

Bumbu:
- 2 butir bawang merah
- 3 butir bawang putih
- 1 sdt ketumbar
- 10 butir merica
- 2 cm kunyit
- 2 butir kemiri
- garam dan penyedap rasa secukupnya
- air secukupnya

Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:
1. Haluskan Semua bumbu
2. Campurkan Semua bahan dan bumbu, tambahkan air (jangan terlalu encer dan jangan terlalu kental)
3. Goreng dalam minyak panas hingga kecoklatan
4. Sajikan hangat bersama saos cabe maupun sambal.

Berikut adalah gambar bala-bala pertama yang permulis buat, meskipun bentuknya tidak terlalu indah, tapi bala-bala yang penulis buat setelah bala-bala ini lumayan sukses lho. Nah, selamat mencoba.


Friday, February 15, 2013

Ento-Ento Tempe Yang Gurih


Saat penulis masih kecil, orangtua penulis kerap kali membuatkan ento-ento untuk lauk pelengkap sayuran maupun untuk camilan sehari-hari. Bedanya, ento-ento untuk lauk biasanya dibumbui lebih asin dan lebih berasa bumbunya dibandingkan dengan ento-ento untuk camilan. Ento-ento yang dibuat oleh ibunda penulis biasanya terbuat dari tempe. Namun, tidak jarang juga ibunda penulis membuat ento-ento dari bahan singkong (ketela pohon). Hal ini dikarenakan ladang penulis banyak ditanami ketela pohon, sehingga hasil panen dari ketela dimanfaatkan untuk bahan makanan.

Karena umumnya ento-ento berbahan dasar tempe, kali ini penulis akan berbagi sedikit hasil olahan ento penulis dengan bahan dasar tempe. Bagi pembaca yang ingin mencobanya dirumah, penulis akan membagikan resep membuat ento tempe ala penulis.

Bahan dan bumbu
-          Satu papan tempe
-          10 butir bawang merah
-          6 butir bawang putih
-          2 batang daun bawang
-          4 batang sledri
-          2 cm kencur
-          ½ cm kunyit untuk pewarna alami
-          2 butir kemiri
-          2 sdm ketumbar
-          ½ sdt merica
-          10 butir cabe rawit setan (cabe rawit yang berwarna orange, biasanya lebih pedas dibandingkan dengan cabe hijau/cengek)
-          2 sdm tepung terigu sebagai perekatnya
-          1 butir telur, untur mencelupkan adonan sebelum digoreng
-          Garam dan penyedap rasa secukupnya
-          Minyak goreng secukupnya

Langkah-langkah membuatnya adalah sebagai berikut:
1.       Kukus tempe hingga empuk (untuk hasil maksimal, gunakan tempe yang sudah berusia satu hari), jika sudah, haluskan.
2.       Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, kencur, kemiri, ketumbar, merica dan cabe rawit. Tambahkan garam supaya mudah mengguleknya.
3.       Aduk tempe beserta bumbu halus, tambahkan terigu dan sedikit air untuk melarutkannya.
4.       Tambahkan potongan sledri dan daun bawang serta penyedap rasa.
5.       Bentuk adonan. Umumnya bentuk ento adalah bulat pepat, namun bentuk demikian dapat dimodifikasi sesuai selera. Penulis sendiri lebih suka membuat ento dengan bentuk bulat pipih. Karena selain cepat matang, garingnya pun merata.
6.       Jika sudah dibentuk, celupkan bulatan ento ke dalam telur yang sudah di kocok dan goreng dalam minyak panas. Sajikan hangat lebih enak.

Selamat Mencoba.Ento-Ento Tempe Yang Gurih

Saat penulis masih kecil, orangtua penulis kerap kali membuatkan ento-ento untuk lauk pelengkap sayuran maupun untuk camilan sehari-hari. Bedanya, ento-ento untuk lauk biasanya dibumbui lebih asin dan lebih berasa bumbunya dibandingkan dengan ento-ento untuk camilan. Ento-ento yang dibuat oleh ibunda penulis biasanya terbuat dari tempe. Namun, tidak jarang juga ibunda penulis membuat ento-ento dari bahan singkong (ketela pohon). Hal ini dikarenakan ladang penulis banyak ditanami ketela pohon, sehingga hasil panen dari ketela dimanfaatkan untuk bahan makanan.

Karena umumnya ento-ento berbahan dasar tempe, kali ini penulis akan berbagi sedikit hasil olahan ento penulis dengan bahan dasar tempe. Bagi pembaca yang ingin mencobanya dirumah, penulis akan membagikan resep membuat ento tempe ala penulis.

Bahan dan bumbu
-          Satu papan tempe
-          10 butir bawang merah
-          6 butir bawang putih
-          2 batang daun bawang
-          4 batang sledri
-          2 cm kencur
-          ½ cm kunyit untuk pewarna alami
-          2 butir kemiri
-          2 sdm ketumbar
-          ½ sdt merica
-          10 butir cabe rawit setan (cabe rawit yang berwarna orange, biasanya lebih pedas dibandingkan dengan cabe hijau/cengek)
-          2 sdm tepung terigu sebagai perekatnya
-          1 butir telur, untur mencelupkan adonan sebelum digoreng
-          Garam dan penyedap rasa secukupnya
-          Minyak goreng secukupnya

Langkah-langkah membuatnya adalah sebagai berikut:
1.       Kukus tempe hingga empuk (untuk hasil maksimal, gunakan tempe yang sudah berusia satu hari), jika sudah, haluskan.
2.       Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, kencur, kemiri, ketumbar, merica dan cabe rawit. Tambahkan garam supaya mudah mengguleknya.
3.       Aduk tempe beserta bumbu halus, tambahkan terigu dan sedikit air untuk melarutkannya.
4.       Tambahkan potongan sledri dan daun bawang serta penyedap rasa.
5.       Bentuk adonan. Umumnya bentuk ento adalah bulat pepat, namun bentuk demikian dapat dimodifikasi sesuai selera. Penulis sendiri lebih suka membuat ento dengan bentuk bulat pipih. Karena selain cepat matang, garingnya pun merata.
6.       Jika sudah dibentuk, celupkan bulatan ento ke dalam telur yang sudah di kocok dan goreng dalam minyak panas. Sajikan hangat lebih enak.

Selamat Mencoba.